Posted in:
Ku tak pernah ingin mempuitiskan semuanya Melebihi apa yang kurasa, ku tak biasa… Ku tak ingin mempesonamu lewat tumpukan kata Belum tentu kau temukan makna, lalu kau lupa Lebih baik ku mencintaimu saja, tanpa kata-kata Melangkahkan kakiku terus di jalan kesetiaan Tulus mencintaimu tanpa banyak permintaan (mungkin) Itu lebih indah bagimu… bagi kita Meski tak puitis
Terdiam merenung sendu
Ku bersenandung rindu
Terbayang perjalanan waktu
Sebuah kisah masa lalu
Tiada lagi nyanyian surga
Tiada lage penghibur lara
Tiada lage damai dalam jiwa
Hanya ada Bintang penuh derita
Hanya ada Langit yang kian terluka
Seakan hendak berkata
Inilah nafas Kehidupanku
Senyuman pun kian membeku
Dalam dinginnya gelap hitam malam
Tangisan pun kian melarut pilu
Dalam harunya lautan malam
Seakan hendak bercerita
Inilah jejak yang harus kutempuh
Sanggupkah kulalui badai angin pasir rindu
Sanggupkah kulupakan indahnya sejuta pesona mimpi
Sanggupkah kulangkahkan kaki melewati panas inti bumi
Sanggupkah kubenamkan diriku dalam lautan kelam
Sanggupkah kubertahan dalam dinginnya hembusan angin salju
dulu kita berada di tempat yg sama
dulu kita bermain bersama
dulu kau adalah anak-anak
dulu kau tidak cantik
bertahun-tahun tak bertemu
sekarang kita di tempat berbeda
sekarang kau tumbuh menjadi gadis cantik
sekarang kau dan aku bersatu.
Cinta kadang membuatku tidak dapat bernafas
kadang dia membuatku tidak dapat membedakan apa itu kebahagian & penderitaan
Cinta membuatqu mampu menyusuri padang gurun yang gersang
Dan membuat semangatqu patah dan terkulai dalam hitungan detik yang cepat
Cinta membuatqu terdiam dalam semua keraguan, dan membuatqu menjerit dalam tawaqu.
Cinta telah menyentuhqu dengan sayapnya & juga mematahkan sayapqu saat aku mulai terbang terlalu tinggi Menembus batas yang seharusnya tak qu sentuh.
Cinta mengobarkan impian dalam semangatqu untuk mengapainya
Dan membuatqu pasrah dalam menerima kebijakannya untuk tidak membiarkan anganqu Menjadi cita-cita yang menjadi kenyataan…
Cinta adalah kebahagian yang tak pernah gagal untuk diberikan
Karena bumi ini memang harus dipenuhi cinta untuk dapat tersenyum dalam damai & bahagia…
ah cinta….
masih bimbang aku mengejanya
kadang ada kadang tiada
hingga aku berpikir…
haruskah kurobek robek dadamu
agar kucuri jantung hatimu itu
lalu,
kujadikan hiasan tetap dalam tahtaku
penghibur sunyiku
pelepas dahagaku
pelebur laraku
penghangat ragaku
penyempurna ketaksempurnaanku
hanya untukku!!
“egois” itu katamu
tapi aku tak memperpusingkan itu
aku,
layaknya tungku dengan api membara
merasa bergairah bila kau ada
aku,
laksana bidadari berkabutkan salju
merengkuh kehangatan tubuhmu
aku,
bak pelanggi menorehkan janji
pada satu rindumu, kita pandangi saja merpati putih yang terbang mengejar mimpi
“tidakkah kau pernah kita ingin seperti mereka?” kataku
“iya” jawabmu
lalu….
(~~~~~~~~~~~)
mari kita berdansa kawan
dengan kesyahduan suara detak jantung kita
“dug dug dug dug dug….”
dalam peluk, kita rasakan saja
betapa indahnya paduan dua jiwa
ketahuilah, tiada selebihnya
aku hanya ingin selamanya kau jadi milikku
milikku seutuhnya
cukup sederhana kan?
tiada lagi keraguan pada jalanku
bersamamu, aku ingin menelusuri
satu persatu warna warni pelanggi
esok…kita mengerti pasti
makna cinta itu lebih berisi
bila kita saling memberi
kau diam dan hanya bicara dengan bahasa tubuh saja
kutersenyum lega….
ah…sepertinya ini cinta yang tak biasa
lalu apa?? tanyamu
sudahlah…kita nikmati saja kawan
dan biarkan cinta ini berlayar
kalau perlu, terjanglah batu karang
hingga tak lagi tercipta kenistaan.
Senang rasanya melihat parkit terbang di angkasa
Hinggap di ranting kecil yang mulai bersemi
Menatap hijaunya barisan bukit
Merasakan indahnya dunia
Akankah aku berpijak di bukit sana?
Menari bersama parkit kecil yang k rindukan
Selama ini hanya dataran tandus yang datar yang mengalasi langkahku
Langkah yang telah lelah menopang 40 kilo minus 1 dari tubuh tak berdaya
Menopang semua beban hidup
Tak hanya hidupku, mengapa hidupmu turut menghantui hidupku?
Hiupku tak mampu menahan amarah akan hidupmu
Hidupmu tak sama dengan hidupku
Hidupku telah banyak bersabar akan hidupmu
Hidupmu terlalu diktator bagi hidupku
Hidpku tak bisa mengerti hidupmu
Tak terlintaskah di benakmu,?
Im not the prey
I want to be free without you
Jadikan aku seekor parkit,,,
Release me, please
Please,,,
This post was submitted by Anisaoka.
Apa kabar malamku?
Masih bersembunyikah Kau di dalam Kabutmu?
Bersemayamkah Dinginmu di balik semak belukar?
Jangan Urungkan untuk terbitkan Pagiku…
Bangunkan Aku dari sergap lelap bersamanya…
dan Sadarkan Aku…
Bahwa sudah tak lagi ada disana,
Hati yang memiliki Kehidupan,
Jiwa yang selalu merasa Hidup,
“When I Give My Love to You”
Sebuah bentuk Hari dimana Hari itu mampu bersemayam,
Diam penuh Kedamaian hingga waktu nanti,
“When I took Your Hand”
“Never Let You Go again”
“and Give my Shoulder to Cry”
0 komentar:
Posting Komentar